1. Mengapa penambahan suatu zat kedalam zat cair dapat menyebabkan penurunan tekanan uap?
Jawab
: karena zat terlarut tersebut akan mengurangi bagian atau fraksi dari pelarut
sehingga kecepatan penguapan berkurang
2. Apakah yang terjadi apabila dalam suatu pelarut ditambahkan sedikit zat terlarut?
Jawab
: larutan tersebut akan mengalami penuruna tekanan uap jenuh, kenaikan titik
didih, penurunan titik beku, dan tekanan osmotik.
3. Tekanan uap jenuh air pada suhu 70oC adalah 233,7 mmHg. Pada suhu yang sama, hitunglah penurunan tekanan uap larutan jika larutan tersebut mengandung urea 20o/o ! (Mr Urea = 60)
Jawab
: menentukan massa masing – masing zat.
Misal dalam 100 gram larutan
mengandung 20 o/o urea.
massa urea = 20/100 x 100 = 20 gram
Massa air = 100 – 20 = 80 gram
Menentukan mol urea dan air.
Molurea = massa/ Mr =
20/60 = 0,33 mol
Molair = 80/18 = 4,44
mol
X2 = Xurea
= nurea/ nurea + nair = 0,33/0,33+4,44 = 0,77
∆p
= Po . X2
= 233,7 . 0,07
= 16,359 mmHg
4. Sebanyak 6 gram urea (Mr = 60) dilarutkan dalam 500 gram air (Kf air = 1,86oC/m). Tentukan penurunan titik bekunya?
Jawab
: ∆Tf = Kf . m
= Kf . g/Mr . 1000/p
= 1,86 . 6/60 . 1000/500
= 0,372 oC
5. Sebanyak 12 gram Urea (CO(NH2)2) dilarutkan dalm 200 mL air. Hitunglah tekanan osmotik pada suhu 30oC ! (Mr urea = 60)
Jawab
: ∏= g/Mr . 1000/v . R . T
= 12/60 . 1000/200 . 0,082 . (30+273)
= 24,8
= 25 atm